Container VesselPusat Crew AgencyL N G VesselPassenger ShipTanker VesselTug Boat
SELAMAT DATANG WEBSITE CREW AGENY POPULER, MAAF WEB INI SEDANG DIBENAHI LAGI

Home » ARTIKEL » Prosedur Darurat

ARTIKEL

Prosedur Darurat

21 Juli 2012 - 18:06:11 - Hits : 3184 - Posted by administrator

Prosedur Darurat

 

Prosedur keadaan darurat / Emergency Plan adalah tata cara atau pedoman kerja dalam menanggulangi atau mencegah keadaan yang membahayakan jiwa manusia, harta benda maupun lingkungan, untuk mengurangi kerugian lebih besar. 

Sijil keadaan darurat (Muster list) = daftar yang berisi informasi dan perincian tugas-tugas atau tanggung jawab setiap awak kapal dalam menghadapi keaadan darurat, Sijil darurat di tempel atau digantung ditempat yang strategis, mudah dibaca seperti di anjungan, gang-gang, kabin, messroom hingga kamar mesin

 


 



IAMSAR (International Aeronautical Maritime Search And Rescue) =Pencarian korban yang dilakukan lewat kapal dan pesawat udara.
 

Piracy & Armed Robbery = suatu jenis keadaan darurat berupa ancaman keamanan oleh bajak laut bersenjata.
 

Muster station = tempat berkumpul semua kru apabila ada perintah dari nahkoda untuk meninggalkan kapal ketika keadaan darurat
 

Fire Plan = Denah penempatan alat alat keselamatan pada saat kebakaran
 

Contingen Shiplan = Rencana yang dibuat untuk menanggulangi keadaan darurat
 

Contoh keadaan darurat : 

v Tubrukan
 

v Kebakaran
 

v Kandas
 

v Orang jatuh kelaut
 

v Polusi
 

v Ancaman Keamanan
 

Faktor yang menyebabkan keadaan darurat : 

Ø Faktor manusia (kelalaian manusia itu sendiri)
Ø Faktor alam
Ø Faktor teknis/alat (kelainan material)

Dalam menghadapi keadaan darurat kita melihat : 

Ø Ordinary Practice → Peraturan tidak tertulis
Ø Good Seaman Ship → Peraturan tertulis


Latihan dilakukan supaya : 

Ø Setiap awak kapal terbiasa menghadapi keadaan darurat.
Ø Melatih skill setiap awak kapal.
Ø Mengetahui berfunsi atau tidaknya alat-alat keselamatan.
Ø Memenuhi ketentuan SOLAS.

Latihan sekoci dan kebakaran diatas kapal penumpang 1 kali seminggu, sesegera mungkin jika kapal meninggalkan pelabuhan
 

Latihan sekoci dan kebakaran diatas kapal cargo sekali satu bulan atau 24 jam setelah pergantian kru sebanyak 25%
 

Latihan keadaan darurat yang dilakukan diatas kapal : 

Ø Abandom Ship (Meninggalkan kapal)
Ø Fire (Kebakaran)
Ø Oil Spill (Pencemaran)
Ø Man Over Board ( Orang jatuh kelaut)
Ø Launching rescue boat
Ø Flooding (Kebocoran)
Ø Grounding (Kandas)
Ø Collusion (Tabrakan)
Ø Emergency Steering ( Kemudi darurat)
Ø Rescue from enclosed space
Ø Ship Security (Confidential/rahasia)

.Prosedur keadaan darurat kejadian tubrukan 

Ø Bunyikan sirine (emergency alarm stop) Ø Menggerakkan kapal sedemikian rupa untuk mengurangi pengaruh tubrukan
Ø Pintu- pintu kedap air dan pintu kebakaran otamatis ditutup
Ø Lampu-lampu deck dinyalakan
Ø Nahkoda dan kamar mesin di beritahu
Ø VHF di pindah ke ch 16
Ø Posisi kapal tersedia di ruang radio, dan diperbaharui bila ada perubahan
Ø Setelah tubrukan got got dan tangki tanki diukur

Prosedur keadaan darurat kandas, terdampar 

Ø Stop mesin
Ø Bunyikan sirine bahaya (general alarm)
Ø Pintu pintu kedap air ditutup
Ø Nahkoda diberitahu
Ø VHF di pindah ke ch16
Ø Tanda-tanda bunyi kapal kandas dibunyikan
Ø Lampu dan sosok sosok benda diperlihatkan
Ø Lampu dek dinyalakan
Ø Got got dan tangki tangki di ukur/di sounding
Ø Kedalaman air laut disekitar kapal diukur
Ø Posisi kapal tersedia di ruang radio, dan diperbaharui bila ada perubahan

Prosedur keadaan darurat kebakaran 

Ø Sirine bahaya dibunyikan (internal dan eksternal)
Ø Regu tegu pemadam kebakaran yang bersangkutan siap dan mengetahui lokasi kebakaran
Ø Ventilasi, pintu pintu kebakaran otomatis, pintu pintu kedap air ditutup
Ø Lampu-lampu di deck dinyalakan
Ø Nahkoda kemudian kamar mesin diberitahu
Ø Posisi kapal tersedia di ruang radio, dan diperbaharui bila ada perubahan

Prosedur keadaan darurat air masuk kedalam ruangan
 

Ø Sirine bahaya dibunyikan (internal dan eksternal)
Ø Siap siap dalam keadaan darurat
Ø Pintu-pintu kedap air ditutup
Ø Nahkoda kemudian kamar mesin diberitahu
Ø Posisi kapal tersedia di ruang radio, dan diperbaharui bila ada perubahan

Prosedur menolong orang jatuh kelaut 

Ø Berteriak sesuai dengan sisi mana orang tersebut jatuh kelaut
Ø Melemparkan pelampung penolong
Ø Melaporkan keanjungan
Ø Mengawasi orang tersebut

Tindakan yang dilakukan oleh semua awak kapal bila mendengar isyarat bahaya tujuh tiup pendek dikuti satu tiup panjang (……._) :
 

Ø Isyarat tersebut berarti isyarat untuk meninggalkan kapal
Ø Membawa life jacket dan segera berkumpul di muster station
Ø Membawa makanan bila masih bisa
Ø Menunggu perintah nahkoda

Kelompok keadaan darurat : 

Ø Pusat komando (kelompok yang mengontrol kegiatan dibawah pimpinan nahkoda yang dilengkapi perangkat komunikasi
Ø Satuan kesadaran darurat (kelompok dibawah perwira senior yang dapat menaksir keadaan, melapor ke pusat komando, menyarankan tindakan apa yang harus diambil)
Ø Satuan pendukung (kelompok pendukung ini dibawah seorang perwira dan siap membantu kelompok induk dengan perintah pusat komando yang menyediakan peralatan, perbekalan, dan medis dll)
Ø Kelompok ahli mesin (kelompok ini dibawah satuan pendukung enginer/senior enginer menyediakan atas perintah pusat komando)

Komunikasi darurat untuk meninggalkan kapal 

Ø Handy talky
Ø Sirine 7 pendek satu panjang

Keuntungan dibuatnya suatu organisasi penanggulangan diats kapal 

Ø Tugas dan tanggung jawab mudah dimengerti
Ø Lebih mudah terorganisir
Ø Tugas menjadi tidak lebih berat

Alat yang digunakan dalam keadaan darurat (Isyarat Bahaya): 

Ø Pyrotecnic Distress Signal
Parachute signal
Red hand flare
Smoke signal
Ø Nyala api di deck
Ø Bendera NC
Ø Lengan yang di naik turunkan
Ø Radio Telephony (CH16 Mayday 3x)
Ø Radio telegraphy (SOS ∙ ∙ ∙ − − − ∙ ∙ ∙ )
Ø EPIRB
Ø SART
Ø GMDSS

Life Saving Appliances (LSA) 

Ø Life jacket
Ø Life bouy
Ø Immersion suit
Ø Thermal Protection Aid
Ø Life Boat
Ø Life raft
Ø Line trowling apparatus
Ø Distress Signal

Fire Fighting Appliances (FFA) 

Ø Co2
Ø Foam
Ø Dry chemical
Ø EEBD
Ø BA Sheet
Ø Fireman outfit
Ø CO2
Ø Foam
Ø Hydrant
Ø Smoke detection
Ø Heat detector
Ø Sprinker

Raly Siregar

 

 

 

Tags :


Artikel Terkait :

Komentar

nCrXFmkLKSNeUJXb - 23 Agustus 2012 - 19:07:48
Youre so cool! I dont suppose Ive learn annthiyg like this before. So good to search out someone with some original ideas on this subject. realy thanks for beginning this up. this web site is one thing that is wanted on the internet, somebody with slightly originality. useful job for bringing one thing new to the web!
mad udin - 21 September 2012 - 15:57:05
very goodlah pokoknya,,

Tinggalkan Komentar

Nama
Website
Komentar
Kode Verifikasi 111 + 6 =